Tata Cara Shalat Istikharah

tata cara sholat istikharah

Tata Cara Shalat Istikharah – Dalam kehidupan sehari-hari setiap kita pasti mendapatkan beberapa cobaan ataupun ujian. Dalam cobaan tersebut ada yang bisa kita selesaikan dengan kemampuan kita sendiri dan ada juga cobaan atau ujian yang tidak bisa kita selesaikan dengan keputusan kita sendiri. Maka dari itu dalam mencari keputusan tersebut kita perlu beristikharah.

Salah satu cara  yang diajarkan nabi dalam mengambil suatu keputusan yang membuat kita bingung adalah dengan cara shalat istikharah. Ibadah ini diambil dari banyak hadist dan perkataan ulama.

Salah satu ulama yang bernama Syaikh Abdurrahman Al Juzairi pernah mengatakan:

“disunnahkan bagi setiap muslim untuk melakukan shalat istikharah dua raka’at saat ia ingin menentukan sesuatu keputusan”.

Jika kita lihat sejarah sebelum datangnya islam banyak masyarakat jahiliyah yang melakukan istikharah atau menentukan pilihan dengan cara azlam (undian). Karena pada masa itu nabi muhammad belum lahir dan ketika nabi lahir kemudian nabi mendakwahkan islam.

Barulah Allah melarang perbuatan azlam atau undian ini dengan digantikan shalat istikharah.

Sebagaimana dalil dari hadist nabi yang ditulis dalam kitab Shahih Bukhari :

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رضى الله عنهما قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُعَلِّمُنَا الاِسْتِخَارَةَ فِى الأُمُورِ كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِنَ الْقُرْآنِ

Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma. Ia berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan kami. Cara mengerjakan shalat istikharah dalam segala urusan, sebagaimana beliau mengajarkan kami Surat Al Qur’an.”

Baca Juga: Macam-macam Sholat Sunnah

Tata Cara Sholat Istikharah

tata cara solat istikharah
pixabay.com

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, shalat istikharah ini hanya dilakukan ketika kita bingung akan memilih seuatu keputusan. Shalat ini tata caranya sama dengan sholat sunnah biasa hanya memiliki perbedaan dalam bacaan niat saja.

Berikut ini tata cara sholat istikharah yang diajarkan oleh nabi, mulaidari niat hingga do’a-do’a yang dianjurkan oleh nabi.

Niat Shalat Istikharah

Dalam niat shalat ini terbagi menjadi dua, yaitu dengan dibacakan oleh lisan dan juga cukup berniat dalam hati. Anda bisa menggunakan salah satunya, jika anda masih ragu akan niat anda bisa melakukan duhal tersebut membacakan niat dengan lisan dan juga berniat dalam hati.  Inilah salah satu cara menghindari was-was.

Untuk bacaan niat shalat istikharah yang diajarkan oleh nabi, yaitu :

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: Aku niat shalat sunnah istikharah dua raka’at karena Allah Ta’ala.

Gerakan Rakaat Shalat Istikharah

gerakan shalat istikharah
nu.or.id

Dalam gerakaan shalat istikharah tidak ada yang berbeda dengan shalat sunnah lain. Jadi shalat ini sama dengan sholat sunnah lainnya, hanya saja ada anjuran dari seorang ulama bernama Syaikh Wahbah Azzuhaili untuk membaca surat Al Kafirun pada raka’at pertama dan rakaat kedua membaca surat Al Ikhlas. Berikut ini gerakan pada sholat Istikharah :

  • Takbiratul ihram, kemudian membaca doa iftitah
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat dari Al Qur’an, diutamakan Surat Al Kafirun
  • Ruku’ dengan tuma’ninah
  • I’tidal dengan tuma’ninah
  • Sujud dengan tuma’ninah
  • Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  • Sujud kedua dengan tuma’ninah
  • Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat dari Al Qur’an, diutamakan Surat Al Ikhlas
  • Ruku’ dengan tuma’ninah
  • I’tidal dengan tuma’ninah
  • Sujud dengan tuma’ninah
  • Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  • Sujud kedua dengan tuma’ninah
  • Tahiyat akhir dengan tuma’ninah
  • Salam

Setelah salam seperti biasa membaca dzikir setelah solat, kemudian membaca do’a setelah sholat istikharah yang di anjurkan oleh nabi.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Hajat

Do’a Setelah Shalat Istikharah

Ada baiknya anda menyimak karena semua do’a sama dan dianjurkan oleh nabi selama ia mengandung kebaikan di dalam doa tersebut. Berikut ini do’a selepas shalat istikharah yang dianjurkan oleh nabi yang terdapat dalam hadist :

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِك وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ ، اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ خَيْرٌ لِى فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى فَاقْدُرْهُ لِى وَيَسِّرْهُ لِى ثُمَّ بَارِكْ لِى فِيهِ ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ شَرٌّ لِى فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى فَاصْرِفْهُ عَنِّى وَاصْرِفْنِى عَنْهُ ، وَاقْدُرْ لِى الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِى

“Ya Allah, sesungguhnya aku beristikharah pada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kepada-Mu kekuatan dengan kekuatan-Mu, aku meminta kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Sesungguhnya Engkau yang menakdirkan dan aku tidaklah mampu melakukannya. Engkau yang Maha Tahu, sedangkan aku tidak tahu. Engkaulah yang mengetahui perkara yang gaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini baik bagiku dalam urusanku di dunia dan di akhirat, (atau baik bagi agama, kehidupan, dan akhir urusanku), maka takdirkanlah hal tersebut untukku, mudahkanlah untukku dan berkahilah ia untukku. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara tersebut jelek bagi agama, kehidupan, dan akhir urusanku (atau jelek bagiku dalam urusanku di dunia dan akhirat), maka palingkanlah ia dariku, dan palingkanlah aku darinya, dan takdirkanlah yang terbaik untukku apapun keadaannya dan jadikanlah aku ridha dengannya. Kemudian dia menyebut keinginanya” (HR. Ahmad, Al-Bukhari dan lainnya). Dikutip dari konsultasisyariah.com

Waktu Do’a yang dianjurkan

Dalam waktu ini kita perlu memperhatikan akan kebutuhan kita, jika anda merasa benar-benar membutuhkan jawaban maka selesai sholat istikharah anda bisa membaca do’a yang sudah yasa sampaikan tadi. Seperti sabda nabi yang berbunyi :

إِذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ لِيَقُلِ

“Jika salah seorang di antara kalian berkehendak atas suatu urusan, hendaklah ia shalat dua rakaat yang bukan wajib, kemudian ia berdo’a”.

Baca Juga: Doa Agar Diberi Kemudahan

Mendapatkan Jawaban Lewat Mimpi

mendapatkan jawaban lewat mimpi
pixabay.com

Apakah jawaban dari mimpi bisa dipercaya ?… Banyak sekali masyarakat yang beranggapa setelah melakukan shalat istikharah akan mendapatkan jawaban lewat mimpi. Padahal ini sama sekali tidak bisa di percaya, karena tidak ada dalilil yang menunjukkan bahwa mimpu itu dapat dipercaya.

Dan yang saya tahu adalah hadist nabi yang membahas tentang datang nya mimpi dari tiga macam. Pertama, mimpi yang datang nya dari Allah, kedua mimpi yang datangnya dari bisikan hati dan ketiga mimpi yang berasal dari setan. Seperti sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berbunyi :

الرؤيا ثلاثة، من الرحمن ومن الشيطان وحديث نفس

“Mimpi ada 3 macam: dari Allah, dari setan, dan bisikan hati”. Dikutip dari konsultasisyariah.com

Perlu anda ketahui ada adab dalam menanggapi masalah mimpi ini, jika anda mendapatkan mimpi kebaikan maka jangan ceritakan kepada orang lain. Dan jika anda mendapatkan mimpi keburukan cepatlah anda beristighfar kemudian mengambil wudhu dan jangan ceritakan kepada orang lain.

Kesimpulan

JIka anda sudah mendapatkan hasil dari istikharah anda kepada Allah, maka apapun jawaban yang anda dapatkan terimalah. Karena itu sudah jelas yang terbaik untuk anda, belum tentu jawaban yang anda harapkan baik untuk anda dimata Allah.

Karena Allah itu maha tahu segalanya yang baik untuk hambanya, jadi anda harus ridho dan legowo atas jawaban tersebut.

Demikian pesan singkat yang bisa saya sampaikan kepada anda, semoga anda mendapatkan jawaban yang terbaik, sampai jumpa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.