Apa itu Mikrotik? RouterOS, Winbox, dan Sertifikasinya

apa itu mikrotik

Pada artikel ini kita akan membahas serba-serbi seputar mikrotik. Bagi kalian yang masih duduk dibangku sekolah SMK kejuruan TKJ mungkin sudah tidak asing lagi dengan device-device dari vendor mikrotik yang sangat cocok untuk pembelajaran dengan harga yang terjangkau.

Sudah selayaknya, saat kita ingin mempelajari sesuatu akan lebih bagus jika dimulai dari latar belakang dan juga pengenalan dasar dari apa yang akan kita pelajari.

Oleh karena itu izinkan saya disini untuk berbagi pengetahuan apa yang sudah saya ketahui tentang vendor mikrotik. Kita mulai dari awal ya.

Apa itu MikroTik?

MikroTik adalah sebuah perusahaan yang mengembangkan produk RouterBoard dan juga Wireless ISP System. Nama asli dari perusahaan mikrotik adalah SIA Mikrotīkls yang didirikan pada tahun 1996 oleh Arnis Riekstins dan John Tully.

Hingga saat ini terutama di indonesia perusahaan mikrotik masih konsisten dalam menjaga relationship dengan para customer setianya.

Terbukti dari produk-produknya yang banyak sekali dipakai mulai dari kalangan perorangan, perusahaan swasta, lembaga/organisasi, hingga ISP (Internet Service Provider) maupun Data Center.

Bahkan saat ini, di indonesia banyak sekali sekolah SMK dengan kejuruan TKJ yang sudah memasukkan pembelajaran routerboard dan wireless mikrotik menjadi sebuah kurikulum berbasis jaringan lewat mikrotik academy.

Saya sendiri sangat setuju dengan program-program yang diberikan oleh mikrotik untuk meningkatkan pendidikan kejuruan yang ada di indonesia.

Kembali lagi ke pembahasan utama kita tentang mikrotik.

Perlu kalian ketahui, produk routerboard dari mikrotik ini memiliki operating system yang dinamakan dengan RouterOS.

Apa itu RouterOS?

MikroTik RouterOS merupakan sistem operasi berbasis UNIX yang menyediakan banyak fitur untuk memudahkan kita dalam manajemen jaringan. Seperti:

  • Firewall dan NAT
  • Routing
  • Data Rate Management
  • Hotspot
  • Point-to-Point tunneling protocols
  • Simple tunnels
  • IPsec
  • Web proxy
  • Caching DNS client
  • DHCP
  • Universal Client
  • VRRP
  • UPnP
  • NTP
  • Monitoring/Accounting
  • SNMP
  • M3P
  • MNDP
  • Tools
  • Tunnel
  • Wireless
  • Bridge
  • Virtual LAN
  • Synchronous
  • Asynchronous
  • ISDN
  • SDSL
  • Dot1x
  • Qos
  • dan masih banyak lagi.

Nah, routeros mikrotik memiliki penamaan architecture yang berhubungan dengan fitur-fitur dari jenis produk yang berbeda. Kalian bisa cek architecture routeros sesuai dengan device mikrotik kalian di mikrotik.com/download.

Penamaan architecture routeros mikrotik terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • ARM
  • PPC
  • MIPSBE
  • TILE
  • SMIPS
  • ESP
  • MMIPS

Oh ya, selain routeros ada juga operating system yang dibuat oleh mikrotik yaitu switchos.

Apa itu Winbox?

apa itu winbox

Winbox adalah software berbasis GUI yang membantu kita dalam memproses fitur-fitur dari routeros mikrotik. Hampir seluruh fungsi yang ada di winbox juga disesuaikan dengan fungsi console/terminal, sehingga dapat membantu kita dalam memahami konfigurasi yang akan dibuat.

Intinya, winbox ini merupakan software yang digunakan untuk mengakses routerboard mikrotik saat pertama kali diakses melalui mac-address maupun IP. Nah, setelah bisa diakses barulah kita bisa mengatur fungsi-fungsi dari routeros mikrotik.

Baca Juga: Perangkat Jaringan Komputer

Apa itu Mikrotik Academy?

MikroTik Academy adalah sebuah program yang diberikan oleh perusahaan MikroTik untuk jalur pendidikan baik itu sekolah kejuruan, universitas, politeknik dan sejisnya agar dapat mengadopsi kurikulum sertifikasi dari MikroTik.

Jenis Sertifikasi Mikrotik

jenis sertifikasi mikrotik

Sudah bukan rahasia lagi, setiap vendor IT seperti mikrotik, cisco, juniper, huawei, dan lain sebagainya sudah pasti memberikan layanan sertifikasi sebagai tolak ukur dari kemampuan seseorang dalam memahami dan juga menguasai konfigurasi dari setiap vendor IT.

Nah, perusahaan mikrotik ini juga menyediakan sertifikasi bagi kalian yang sudah faham akan materi dan juga konfigurasi routerboard mikrotik.

Sertifikasi mikrotik bisa kalian dapatkan dari lembaga training ataupun sekolah yang sudah menjadi mikrotik academy.

Lalu, untuk lulus ujian sertifikasi mikrotik ada beberapa aturan yang harus kalian ketahui yaitu:

  • Tidak diperkenankan melakukan copy paste dan screenshoot soal.
  • Tipe ujian online dan bisa open book atau materi.
  • Soal yang dipakai adalah bahasa inggris.
  • Agar bisa LULUS kalian haru memiliki nilai minimal 60%.
  • Jika nilai kalian diantara 50%-59% maka kalian berhak untuk ikut second chance (ujian kesempatan kedua)
  • Jika nilai sama dengan atau dibawah 49% maka kalian dinyatakan tidak lulus.
  • Jika nilai kalian 75% atau diatasnya, kalian bisa mendapatkan kesempatan menjadi Trainer MikroTik.

Perlu kalian ketahui, sebelum mengikuti sertifikasi advance dari mikrotik kalian harus sudah LULUS terlebih dahulu sertifikasi MTCNA. Berikut ini jenis sertifikasi mikrotik dan juga materi apa saja yang harus kalian pelajari saat ingin mengambil sertifikasi tersebut.

1. MTCNA

MTCNA merupakan akronim dari MikroTik Certified Network Associate. Agar bisa LULUS sertifikasi MTCNA kalian bisa mempelajari materi seperti :

2. MTCRE

MTCRE merupakan akronim dari MikroTik Certified Routing Engineer. Berikut kurikulum yang perlu kalian pelajari di MTCRE :

3. MTCWE

MTCWE merupakan akronim dari MikroTik Certificate Wireless Engineer. Berikut kurikulum yang perlu dipelajari saat mengambil MTCWE:

4. MTCUME

MTCUME merupakan akronim dari MikroTik Certified User Management Engineer. Kurikulum yang perlu dipelajari :

5. MTCTCE

MTCTCE adalah akronim MikroTik Certified Traffic Control Engineer. Kurikulum yang perlu dipelajari:

6. MTCIPv6E

MTCIPv6E merupakan akronim dari Mikrotik Certified IPv6 Engineer. untuk mendapatkan MTCIPv6E kalian perlu mempelajari :

7. MTCSE

MTCSE merupakan akronim dari MikroTik Certified Security Engineer. Berikut kurikulum yang perlu dipelajari :

8. MTCINE

MTCINE merupakan akronim dari MikroTik Certified Inter-Networking Engineer. Berikut kurikulum yang perlu di pelajari untuk mendapatkan sertifikasi MTCINE :

9. MTCSWE

MTCSWE merupakan akronim dari MikroTik Certified Switching Engineer. Berikut kurikulum yang perlu di pelajari untuk mendapatkan sertifikasi MTCSWE :

10. MTCEWE

MTCEWE merupakan akronim dari MikroTik Certified Enterprise Wireless Engineer. Berikut kurikulum yang perlu di pelajari untuk mendapatkan sertifikasi MTCEWE :

Mungkin cukup sampai disini dulu tentang pengenalan mikrotik, semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat bagi kita semua para pembaca setia lintar media.

Fathi Muhammad
Hanya manusia biasa yang senang berbagi ilmu melalui tulisan.